Duniapustaka.com

Kamis, 29 Juli 2010

Aksi Penyelamatan si Pengantar Pizza

DENVER - Seorang mantan petugas paramedis yang baru kehilangan pekerjaannya, berhasil menyelamatkan hidup seorang pria. Uniknya aksi mantan petugas paramedis tersebut terjadi saat dirinya beroleh profesi sebagi pengantar pizza.


Christopher Wuebben sedang mengantarkan pizza ke rumah George Lin, saat dia mendengar teriakan minta tolong dari istri George Lin. Saat diselidiki, ternyata pria tersebut tengah jatuh terkapar di lantai akibat serangan jantung. Demikian diberitakan Reuters, Rabu (21/7/2010).

Menurut bos Wuebber, John Keiley, pemuda berusa 22 tahun tersebut memberikan napas buatan yang membuat bertahan hidup. Setelah petugas medis datang, korban langsung dilarikan ke rumah sakit dimana dirinya dirawat dalam ruang instalasi darurat.

Keiley yang pemilik dari restoran Johnny New York Pizza adalah seorang veteran militer yang kehilangan pekerjaannya sebagai petugas paramedis. Usai kejadian tersebut Wuebber dikabarkan masih diperbolehkan untuk mengambil cuti.

Namun sepertinya Keiley harus bersiap untuk kehilangan pegawainya. Weubben dikabarkan telah mendapatkan tawaran pekerjaan dari sebuah rumah sakit dan regu pemadam kebakaran setempat.
(faj)

READ MORE - Aksi Penyelamatan si Pengantar Pizza Read more...

Rabu, 28 Juli 2010

Pasutri Kulit Hitam Lahirkan Bayi Kulit Putih

LONDON - Pasangan suami-istri di Inggris terkejut saat kelahiran anaknya. Pasangan berkulit hitam tersebut ternyata melahirkan seorang bayi berkulit putih dan berambut pirang.


Dokter yang menangani proses persalinan ibu dari bayi ajaib tersebut menyatakan, bayi tersebut bukan albino dan menganggap bayi tersebut lahir dengan mutasi genetik.
Bayi yang diberi nama Nmachi Ihegboro tersebut membuat bingung para ahli genetika, karena kedua orang tuanya tidak memiliki sejarah ras campuran dalam keluarganya.

Ben Ihegboro yang asalnya Nigeria menyatakan saat kelahiran bayinya, dia beserta istri hanya bisa terdiam melihat bayi mereka yang berkulit putih, berambut pirang dan bermata biru. "Dia tidak terlihat seperti bayi albino, ia tampak seperti bayi kulit putih yang terlahir amat sehat," ungkap sang ayah seperti dikutip The Sun, Rabu (21/7/2010).

Ihegboro juga menepis kemungkinan jika istrinya selingkuh di belakangya. "Saya yakin istri saya setia, jikapun benar bayi tersebut memang hasil selingkuh, kulitnya tentu tidak seperti saat ini," tandas Ihegboro.

Sementara sang ibu yang melahirkan mengaku tidak bisa berkata banyak saat bayinya lahir lewat operasi cesar tersebut. Dia bahkan menganggapnya seperti sebuah boneka yang akan terus dia sayang, meski perbedaan yang ada pada dirinya dengan sang bayi.

(DuniaPustaka.Com)

READ MORE - Pasutri Kulit Hitam Lahirkan Bayi Kulit Putih Read more...

Alat Otopsi Elvis Dijual

Elvis Presley

NEW YORK - Peralatan otopsi yang digunakan untuk membalsem dan mempersiapkan jasad raja rock and roll, Elvis Presley, untuk pemakamannya pada 1977 dijual oleh sebuah balai lelang di Chicago. Diperkirakan alat yang dijual terpisah itu mampu menyentuh harga USD8 ribu atau sekira Rp72 juta (Rp9.045 per USD).

Alat otopsi itu akan dijual di balai lelang Leslie Hindman pada 12 Agustus mendatang. Instrumen otopsi yang akan dijual termasuk sarung tangan karet, gunting, sisir, alat suntik serta alat-alat otopsi lain yang menurut barang lelang tersebut baru dipakai satu kali.

Koleksi ini disimpan selama bertahun-tahun oleh petugas pembalsem senior yang berada berada rumah persemayaman Memphis. Koleksi berharga ini menyertakan tanda nama "John Doe" yang disematkan di jasad Elvis. Tanda nama "John Doe" merupakan pengganti tanda nama "Elvis Presley" yang hilang, saat terjadi keributan di rumah persemayaman tersebut.

"Petugas pengurus mayat yang menyiapkan jasad Elvis, menyimpan peralatan otopsi tersebut. Petugas tersebut juga menyimpan segala macam bentuk administrasi yang digunakan atau memiliki tanda nama Elvis," ungkap Leslie Hindman dari balai lelang Leslie Hindman seperti dikutip Associated Press, Kamis (22/7/2010).

Barang-barang bersejarah ini akan dijual dalam dua sesi lelang terpisah. Balang lelang itu sendiri memperkirakan alat-alat ini dapat terjual hingga USD8 ribu atau sekira Rp72 juta.

Meski sudah meninggal sejak 16 Agustus 1977 lalu, Elvis Presley hingga saat ini masih terus diingat. Barang-barang peninggalan raja rock and roll tersebut masih dihargai tinggi, khususnya oleh para kolektor yang juga penggemar beratnya.
(rhs)

(Sumber:Okezone.com)

READ MORE - Alat Otopsi Elvis Dijual Read more...

Minggu, 25 Juli 2010

READ MORE - Read more...
READ MORE - Read more...

Rabu, 14 Juli 2010

Pria Mabuk Coba Tunggangi Buaya

SYDNEY - Seorang pria Australia beruntung masih bisa hidup saat dia dalam keadaan mabuk menaiki pagar kandang buaya dan mencoba untuk menaiki hewan sepanjang lima meter tersebut.

Pria berusia 36 tahun tersebut melompati pagar hewan buas tersebut setelah dikeluarkan sebuah bar di wilayah utara kota Broome pada Senin malam waktu setempat. Dia mencoba untuk duduk di atas punggung reptil besar tersebut.

"Pertama dia melompati pagar ke dalam kandang yang berisi dua ekor buaya betina sebelum mendekati buaya jantan sepanjang lima meter yang diberi nama Fatso," ujar juru bicara kepolisian seperti dilansir AFP, Selasa (13/7/2010).

"Pria itu akhirnya digigit pada kaki bagian kanannya ketika dia mencoba untuk menduduki buaya itu, dia berhasil untuk melarikan diri dan kembali ke bar, setelah itu baru datang ambulan," lanjutnya.

Dia akhirnya mengalami pembedahan karena terluka sangat parah, pemilik taman Malcolm Douglas mengatakan bahwa pria tersebut beruntung karena selamat dari serangan buaya seberat 800 kilogram.

"Buaya itu tidak bisa membunuhnya karena saat itu terjebak di pojok," ujar Douglas.

Douglas mengatakan Fatso adalah reptil terbesar yang ada di taman itu, dia mampu menghancurkan pria tersebut hanya dengan sekali gigitan.

(Sumber:Okezone.com)

READ MORE - Pria Mabuk Coba Tunggangi Buaya Read more...

Populasi di India Bisa Lebihi China

Lokasi dengan wilayah terpadat tampak dalam foto tepat di depan Jama Masjid di New Delhi

NEW DELHI - India akan mengambil alih gelar negara paling tinggi populasinya di dunia menggantikan China dalam kurun waktu 16 tahun yang akan datang.

Hal tersebut diungkapkan oleh pejabat pemerintahan yang baru, peningkatan populasi sekira 1,6 miliar akan terjadi pada tahun 2050 yang akan mengancam peningkatan ekonomi.

Pembahasan peningkatan populasi di negara tersebut menjadi hal yang tabu semenjak kebijakan populasi dari Indira Gandhi yang termasuk seperti sterilisasi dan vasektomi, kebijakan tersebut membuat kemarahan yang terjadi pada pertengahan tahun 70an.

Populasi di India saat ini telah mencapai 1,1 miliar dan akan membengkak sebesar 371 juta jiwa pada tahun 2026. Angka tersebut akan mengalahkan populasi di China yang mencapai 1,35 miliar. Seperti dilansir Telegraph, Selasa (13/7/2010).

Skala ledakan populasi di India dapat terlihat dari jumlah penduduk di kota yang paling padat di India, Uttar Pradesh, jumlah penduduknya mencapai 180 juta jiwa.

Menurut pengarang buku The National Population Stabilisation Fund, Dr Amarjeet Singh, India akan menjadi negara dengan jumlah populasi paling padat di dunia dan akan membuat jutaan penduduknya terjebak dalam kemiskinan.
(rhs) (Sumber:Okezone.com)

READ MORE - Populasi di India Bisa Lebihi China Read more...

Postingan Terbaru

Berita Heboh

Download Buku Gratis

Duniapustaka.org

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP